Daerah

PT. Kilau Indah Cemerlang Diduga Menyerobot Tanaman Jati Masyarakat Kelurahan Potoro

1312
×

PT. Kilau Indah Cemerlang Diduga Menyerobot Tanaman Jati Masyarakat Kelurahan Potoro

Sebarkan artikel ini

 

Konsel – salah satu perusahaan yang bergerak disektor Perkebunan beroprasi Wilayah Kec. Andoolo Kabupaten Konawe Selatan provinsi Sulawesi tenggara ( Sultra ) disebut atas nama perusahaan , PT.KILAU INDAH CEMERLANG (KIC), diduga telah Menyerobot lahan dan tanaman tumbuh (jati) masyarakat Kelurahan potoro.

 

Sebagaimana disampaikan,” Yusdar pada media ini Senin 21/ April/ 2025 ) yang merupakan salah satu perwakilan masyarakat pemilik Lahan dan Tanaman (jati) yang diduga kuat diserobot oleh PT.KIC tersebut.

 

lanjut,”Yusdar menuturkan, Tanah yang diserobot oleh perusahaan sejak Tahun 1935, Nenek moyang kami sudah bermukim diatas Tanah tersebut bahkan sampai saat ini masih ada tanaman tumbuh yang membuktikan bahwa benar-benar orang tua kami,nenek moyang kami pernah mendiami tanah itu.

 

“Sehingga generasi penerus secara turun temurun mengolah Tanah tersebut untuk menghidupi keluarga ada yang menanam padi ladang adapula yang menanam jangka panjang salah satunya,  yaitu Tanaman Pohon Sagu,” katanya.

 

Sejak Tahun 2014 masyarakat Potoro atau pemilik lahan bersepakat untuk menanam tanaman jati secara bersamaan dengan harapan besar keluarga bisa merasakan jeripayah dan tetesan keringat mereka.

 

lanjut,Yusdar mengatakan,” mirisnya lagi  belum mendapat hasil dari tetesan keringat, perusahaan tersebut sudah melakukan  pengusuran, pengerusakan secara biadab tanpa ada pemberitahuan kepada pemilik lahan Bahkan ironisnya perusahaan tidak pernah melakukan sosialisasi terlebih dahulu tiba-tiba masyarakat kroscek tanaman jati sudah tumbang dan hanya menyisakan rantingnya saja.

 

“dan bahkan  pada tahun 2000 sekitar bulan Januari sudah pernah melakukan penahanan alat yang membuat kanal atau parit agar dihentikan, sebab sudah banyak tanaman jati ditumbangkan oleh KIC, tanpa sosialisasi,” kata Yusdar.

 

Untuk itu ,” kata Yusdar, saya Selaku perwakilan masyarakat pemilik lahan dan tanaman berharap kepada Pemda Konawe Selatan dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Konsel dapat ambil andil terkait permasalahan ini, sebab  kami harus mengadu kemana  atau berkeluh kesah kalau bukan kepada pemerintah.

 

*Jika Pemda tidak mampu mempertahankan lahan masyarakat maka kami segera bertindak walaupun agak kesulitan, untuk itu harapan kami tanaman saja yang tuntut,  agar dicarikan solusinya seperti apa, sebab kasian keluarga sudah menanam tapi belum dapat hasil sudah dirusak,” tegas Yusdar.

 

Laporan : Tim

 

Untuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *