Daerah

Ketua PPWI Mengucapkan Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei 2026: “Pers Bebas, Rakyat Cerdas, Demokrasi Kuat

120
×

Ketua PPWI Mengucapkan Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei 2026: “Pers Bebas, Rakyat Cerdas, Demokrasi Kuat

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

 

Konsel – Ketua Dewan Pimpinan Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Konawe Selatan, Akmal Tm menyampaikan ucapan Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diperingati setiap 3 Mei. Tahun 2026 ini, Dewan Pengurus Besar PPWI Konsel menegaskan komitmen menjaga kemerdekaan pers tanpa intervensi.

 

 

“Atas nama keluarga besar dewan Pengurus besar PPWI Kabupaten Konawe Selatan, saya mengucapkan Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia, 3 Mei 2026,” kata Ketua PPWI Konsel,Akmal Tm, Minggu (3/5/2026).

 

Akmal ketua PPWI menyebut, Hari Kebebasan Pers Sedunia atau World Press Freedom Day bukan sekadar seremonial. Ini momentum mengingatkan semua pihak bahwa pers bebas adalah syarat mutlak demokrasi yang sehat.

 

“Tema UNESCO tahun ini adalah _[Isi tema resmi UNESCO 2026 jika sudah rilis]_. Bagi kami di daerah, maknanya jelas: pers bebas, rakyat cerdas, demokrasi kuat. Wartawan harus bebas meliput tanpa takut, masyarakat berhak dapat informasi yang benar,” tegasnya.

 

DPC PPWI Konsel menyoroti 3 poin penting di Hari Kebebasan Pers 2026:

 

1.Tolak Kriminalisasi Jurnalis: Sesuai UU Pers No.40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panglima. Sengketa pemberitaan selesaikan lewat hak jawab, hak koreksi, dan Dewan Pers. Bukan lapor pidana.

 

2. Stop Intervensi dan menghalangi kerja jurnalistik. Biarkan wartawan independen. Jaga Keselamatan Jurnalis: Ketua PPWI Konsel minta aparat penegak hukum di Konawe Selatan menjamin keamanan wartawan saat liputan, terutama liputan investigasi dan konflik.

 

“Kami apresiasi Pemkab Konawe Selatan di bawah Bapak Bupati Irham Kalenggo,S.Sos.,M.Si dan Wabup H. Wahyu Ade Pratama Imran, yang selama ini terbuka dengan pers. Keterbukaan informasi publik adalah wujud kebebasan pers di daerah,” ujar Akmal Tm ketua PPWI.

 

Ia juga mengajak seluruh jurnalis di Konsel untuk tetap profesional. “Bebas bukan berarti bebas sebebasnya. Ada etika, ada verifikasi, ada keberimbangan. Kebebasan pers harus sejalan dengan tanggung jawab pers,” t

utupnya.( Red )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *