KONAWE SELATAN – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Selatan, Saipul Akbar Kalenggo, diduga terus melancarkan intimidasi terhadap wartawan setelah pemberitaan dirinya viral.
Setelah sebelumnya meminta alamat lengkap untuk mengirim somasi pada jam 02.25 dini hari, kini ia kembali mengirim pesan lanjutan pada jam 02.32 WITA, 17 Juli 2026
Berdasarkan screenshot terbaru, Kadisdik Konsel justru menantang dan menyebut rekaman wartawan dibuka tanpa izin di Polda.
Berikut isi pesan lanjutan yang diduga dari Saipul Kadisdik Konsel:
“Di beritamu saya ancam kamu, saya hanya minta ko buktikan dimana saya ancam kamu, saya ingin ko buka rekaman mu tanpa ijinku di polda”_
“Supaya clear dimana saya ancam kamu..”
Sebelumnya pada pukul 02.25 – 02.31 WITA, ia juga mengirim pesan:
“Pak Akmal, mohon alamat lengkap mu, besok saya mau kirim somasiku”
“Ada pale perusahaanmu ko bawakan saya”
“Kita selaraskan beritamu dan upa upaya ancamanmu untuk mendapatkan proyek atas nama pers”
Rentetan pesan dini hari tersebut dikirim setelah pemberitaan berjudul “Kadisdik Konsel: Saya Berhak Tunjuk Siapa Penerima Proyek, Apalagi Saya Dibantu Saat Pilkada”* viral dan dikecam oleh Ketua Umum DPN-PPWI Wilson Lalengke.
Menanggapi tantangan di Polda tersebut, Pimpinan Redaksi /Fakta86News.id menegaskan siap membuka rekaman asli pernyataan Kadisdik yang menyebut berhak membagikan proyek karena pernah dibantu saat Pilkada.
“Rekaman itu adalah bukti jurnalistik yang sah dilindungi UU Pers. Kami siap buka di Dewan Pers maupun di Polda,” tegasnya.
Tindakan meminta alamat, menuding pemerasan, hingga menantang di Polda diduga sebagai bentuk intimidasi terhadap kerja jurnalistik yang dilindungi *UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Redaksi http://FAKTA86NEWS.ID
Konawe Selatan, Jumat 17 Juli 2026












